Press "Enter" to skip to content

Free Field Test (FFT)

Last updated on Oktober 20, 2019

Banyak orang tua yang disarankan melakukan tes FFT kepada anak setelah dia menggunakan ABD selama 1-3 bulan. Kami mencari definisi FFT dalam literatur bahasa Inggris, tetapi tidak menemukan nya. Kami mencoba simpulkan kemudia mendefinisikan FFT berdasarkan pengalaman kami ketika bertanya kepada Hearing Center.

Sebenarnya, apa itu FFT? Free Field Test adalah tes pendengaran yang dilakukan kepada anak tuna rungu di ruang kedap suara yang memakai alat bantu dengar atau implan koklea. Free Field Test dilakukan dengan memilih satu dari tiga metode, yaitu Visual Reinforcement Audiometry, Behavioral Observation Audiometry Audiometry, dan Conditioned Play Audiometry. Pemilihan metode FFT didasarkan pada usia kronologis dan usia mendengar anak.

FFT Dilakukan Di Dalam Ruang Kedap Suara

FFT biasanya menggunakan ruang kedap suara (sound proof booth) sebagai standar ruangan sebuah  Sound Field Testing (1). Penggunaan ruang kedap suara bertujuan untuk meniadakan suara bising yang dapat mengganggu jalannya FFT.

FFT yang dilakukan kepada anak dengan menggunakan alat bantu dengar atau implan koklea dikenal dengan Aided Test atau Aided-Sound-Field-Testing (2).

Hasil Free Field Test Pada Anak Pengguna ABD

Setelah anak mendapatkan stimulasi suara yang dihasilkan dari audiometer, maka Hearing Acoustician akan memberikan selembar hasil tes FFT. Hasil Test FFT adalah Audiogram. Audiogram pada bulan 1-3 pada awal pemakaian kemungkinan akan berkisar pada 50-70 dB. Hasil Audiogram dapat dioptimalkan lagi dengan fitiing alat bantu dengar oleh Hearing Acoustician, dibantu dengan melatih anak untuk semakin lama fokus mendengar dan belajar memahami perintah. Tujuan akhir dari FFT adalah anak mendengar bunyi dalam diagaram speech banana, atau lebih baik lagi yakni speech string bean.

Free Field Test Untuk Orang Dewasa

Pada video dibawah ini, beberapa metode tes seperti Speech Awareness Threshold, Select Picture Audiometry, atau Speech Recognition Threshold juga dapat diberikan jika pasien sudah cukup memiliki kosakata. Terutama pada pasien dewasa, Speech Regonition Threshold justru menjadi ukuran hasil tes audiometri yang paling objektif.

Semua tes audiometri di atas, sejauh pemahaman kami, dikenalkan oleh hearing center kepada orang tua yang masih awam sebagai Free Field Test (FFT).

Sumber:

(1) www.asha.org

(2) www.hearingreview.com

(3)Clarke, Kelly. 2006. Comparison of Video and Toy Reinforcers to Motivate Infants / Toddlers for Hearing Tests. Washington University School of Medicine dengan tautan.