Press "Enter" to skip to content

Usia Mendengar

Last updated on Maret 28, 2019

Usia Mendengar (Hearing Age) adalah sejumlah waktu yang telah dilalui anak sejak pertama kali menggunakan alat bantu dengar yang sesuai dan mendapatkan habilitasi secara konsisten . Usia mendengar seorang anak biasanya diukur dalam bulan atau tahun. Usia Mendengar harus memiliki syarat sebagai berikut:

  1. Amplifikasi alat bantu dengar telah sesuai dengan derajat gangguan dengar nya.
  2. Alat bantu dengar dipakai anak setiap hari selama terbangun (waking hours).
  3. Anak menjalani habilitasi dengan tepat dan konsisten.

Waking Hours

Waking hours merupakan waktu ketika anak dalam keadaan terbangun atau tidak tidur. Waking hours tentu memperhatikan usia kronologis anak. Ketika anak masih bayi, maka waking hours hanya berkisar 6-8 jam sehari. Ketika anak mulai berusia 1-2 tahun, maka waking hours nya sekitar 8-12 jam sehari. Anak pra sekolah biasanya bangun pukul 5.00 dan tidur pada pukul 20.00, artinya waking hours berkisar antara 14 jam sehari.

Menghitung Usia Mendengar

Untuk menghitung usia mendengar, kita mulai perkirakan pada bulan dan tahun berapa si anak telah mendapatkan amplifikasi yang sesuai, kita telah berhasil memakaikan alat bantu dengar selama anak terbangun, dan anak telah menjalani terapi AVT di klinik ? Misalnya, seorang anak saat ini berusia 3 tahun, dan menggunakan alat bantu dengar sesuai sejak usia 2 tahun. Artinya, anak tersebut memiliki usia mendengar 1 tahun.

Sumber:
Joanna Stith, Ph.D. CCC-SLPLSLS Cert. AVT. 2014. What is Auditory-Verbal Therapy? A Parent Packet. dalam artikel ini.
Akun FB Yayasan Aurica