Press "Enter" to skip to content

Belajar Memahami Frasa Lebih Tinggi

Last updated on Februari 8, 2019

Belajar memahami frasa lebih tinggi merupakan salah satu dari banyak frasa superlatif. Frasa superlatif lainnya yang lazim didengar anak ialah, lebih besar, lebih gemuk, lebih berat, lebih kasar, dan lain-lain.

Kali ini kita membahas tentang frasa lebih tinggi. Kami membayangkan cara pengajaran yang sederhana dengan menggunakan perbandingan antara satu benda dengan lainnya. Dari sana bisa dianalisis dengan sederhana, mana yang lebih tinggi di antara kedua benda. Dan jika lebih dari dua benda, maka kita bisa melakukan pengurutan.

Kami melakukan pencarian melalui pinterest dan google search. Voila, ketemu deh. Sebuah website yang membagikan material kertas siap cetak (printable sheet) sebagai alat untuk mengukur tinggi badan. Nantinya, kita bisa tempel foto atau nama dari Ayah, Bunda, Anak, Kakak, Adik, bahkan boneka kesayangan pun bisa kita ukur tinggi badan nya.

Baca juga :  Belajar Konsep Warna Bagi Anak dengan Gangguan Dengar

Langsung kita cek website sparklebox.co.uk ya…

Belajar Memahami Frasa Lebih Tinggi

Setelah bermain ukur tinggi badan, maka di waktu yang akan datang, kita bisa mulai melakukan tanya jawab dengan anak.

Beberapa pertanyaan yang bisa kita gunakan, misalnya:

  1. Siapa yang paling tinggi, Papa atau Alkha?
  2. Lebih tinggi Papa atau lebih tinggi Alkha?
  3. Coba diurutkan dari yang paling tinggi. Papa, Mama, Alkha, dan seterus nya.

Cetak, Potong, Tempel

Kegiatan cetak, potong, dan tempel adalah kegiatan yang sangat disukai anak-anak.

  1. Pilih karakter ukuran tinggi badan.
  2. Unduh file dokumen nya, buka melalui software PDF, kemudian cari menu print (cetak).
  3. Pastikan printer mencetak tanpa pembesaran (scaling bernilai nol). Jika sudah, tekan tombol print (cetak). Mudah kan?
  4. Pada kertas yang bertulisan cut (potong), Ayah dan Bunda silakan potong.
  5. Nanti kita lem ke atas bagian yang lain hingga sepanjang 160 cm.
  6. Mudah kan?
Baca juga :  Frasa Satu-Dua-Tiga : Belajar Konsep Angka

Oke, sekarang waktunya Ayah dan Bunda untuk mencoba di rumah. Karena kami sudah lho…. 😀

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya

Tinggalkan Balasan