Press "Enter" to skip to content

Pinterest Sumber Inspirasi AVT Di Rumah

Last updated on April 13, 2019

Pinterest merupakan sebuah merk situs yang berasal dari gabungan dua kata, yakni “pin” dengan “interest“, pin your interest. Dalam bahasa Indonesia, bisa diterjemahkan bebas sebagai “pilah dan pilih hal-hal yang menarik bagimu”. Pinterest bekerja dengan cara crawling (menjelajah) satu demi satu website yang memiliki ratusan gambar. Yang menarik ialah banyak sekolah TK di Amerika yang mempromosikan kreativitas pengajar nya melalui media pinterest berupa desain jadwal kelas, infografis kelas, foto kegiatan motorik kasar, dan foto kegiatan motorik halus. Banyak sekali informasi yang berhubungan dengan metode dan teknik pendidikan anak, maka tidak salah apabila Pinterest sumber inspirasi AVT di rumah.

Strategi Awal AVT

Pada dasarnya, Terapi Auditory Verbal merupakan terapi yang bertujuan untuk mengoptimalkan sisa pendengaran dengan menggunakan alat bantu dengar dan implan koklea. Strategi-strategi AVT, seperti mendengar tanpa melihat bibir, mendengar secara berulang-ulang (repetisi), motherese, expectant look; sangat kental digunakan oleh Terapis dan orangtua ketika anak baru berusia mendengar satu-dua tahun. Saat itu, anak masih belajar mengenal suara, belajar mengeluarkan suara, dan memahami kosakata.

Setelah AVT yang berfokus hanya-melalui-pendengaran dianggap berhasil, maka terapi dapat dilakukan dengan bantuan sensor-sensor lain, seperti sensor visual (mata), sensor taktil, dan sensor propioseptif. Dengan membuat kegiatan AVT yang menggabungkan beberapa sensor dalam terapi, maka anak mendapat stimulasi pada seluruh sensor sehingga diharapkan anak lebih mudah mengingat instruksi di dalam kegiatan terapi.

Menggunakan Prinsip AVT Ketika Di Rumah

Seorang Ayah membuat gambar mobil pada sebuah kertas. Kemudian si anak dipangku agar tidak lips reading. Si Ayah membiarkan anak mencoret-coret gambar menggunakan crayon. Mendekatkan mulut ke alat bantu dengar atau implan koklea, si ayah terus menerus berbicara tentang mobil yang memiliki roda. Mobil itu berwarna merah sesuai dengan warna crayon yang dipegang. Ketika crayon terlepas dan jatuh, si Ayah akan berkata, “Owh owh” untuk memberi contoh kepada anak cara merespon suatu kejadian. Kemudian tertawa bersama anak sebagai bentuk dari afeksi (perhargaan). Apakah si Ayah telah menerapkan strategi Terapi Auditory Verbal di rumah? Ya, si ayah sedang menggunakan strategi AVT ketika di rumah.

Baca juga :  Mainan Edukatif sebagai Bahan Belajar bersama Anak Gangguan Dengar

Pinterest Sumber Inspirasi AVT di Rumah

Memulai Belajar Melalui Pinterest

Untuk memulai dan mempermudah menjelajahi ide-ide terapi AVT di rumah, Ayah dan Bunda dapat mendaftar secara gratis ke website Pinterest. Setelah itu, follow akun Papa Alkha. Di sana kami pin beberapa macam bahan belajar yang cocok diterapkan ketika di rumah. Nantinya, Pinterest akan mengirimkan gambar melalui notifikasi di Hp android tentang berbagai macam gambar yang memiliki kemiripan dengan hashtag (#) yang telah di-pin Ayah dan Bunda karena follow akun Papa Alkha. Mudah kan? Timbang harus mengisi kata-kunci (keywords) terlebih dahulu yang dalam bahasa Inggris.

Pinterest, sumber inspirasi AVT di rumah, berisi banyak gambar dan foto aktivitas yang menarik. Bila menemukan gambar anak sedang memukul balon menggunakan raket dari piring, artinya si anak sedang dilatih mengembangkan sensor propioseptif nya. Bila menemukan gambar anak sedang meniup bola pingpong dengan jalur dari playdoh (malam), artinya dia sedang dilatih mematangkan pendukung organ wicara nya. Memainkan playdoh sendiri merupakan kegiatan untuk mengembangkan sensor taktil. Bila menemukan gambar anak sedang berdiri di dalam kertas berwarna, sedangkan ada anak lain berdiri di atas kertas berwarna lain, artinya dia sedang dilatih sensor vertibular nya.

Baca juga :  Dampak Gangguan Pendengaran dan Solusinya di Kelas

Permainan Bertujuan

Kalau begitu, seluruh kegiatan permainan semuanya mendukung terapi? Iya, benar. Mudah kan? Main-main bisa dianggap terapi. Bedanya, Ayah dan Bunda dulu tidak tahu. Tapi sekarang jadi punya gambaran, bahwa seluruh aktivitas kita bersama anak memiliki tujuan yang lebih besar lagi. Setiap anak itu unik, bisa jadi si anak tertarik ke kegiatan yang dominan pada salah satu sensor, padahal sensor lain belum distimulasi secara aktif. Karena Ayah dan Bunda sudah tahu, yuk kita belajar lebih banyak lagi. Kita cari tahu, sensor apa yang belum berkembang matang, lalu kita buat permainan nya untuk mendukung sensor tersebut.

Bagaimana, Ayah dan Bunda sudah mendapatkan gambaran tentang Pinterest sumber inspirasi AVT di rumah? Sumber inspirasi ada banyak, kesulitan kita biasanya ada pada tahap pelaksanaan (eksekusi). Untuk mempersiapkan bahan permainan juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Jadi, semoga Ayah dan Bunda senantiasa diberikan kesehatan sehingga dapat mendampingi putra-putri nya untuk semakin banyak memahami bahasa.

Sumber:
https://pinterest.com

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya

Tinggalkan Balasan